Sejarah Desa Saronggi

      Sejarah Desa Saronggi
a.       Asal Usul Desa Saronggi

Joko Tole
Menurut para sesepuh desa, asal mula desa saronggi ini berawal dari sepasang suami istri yaitu joko tole dan dewi ratnandi  dari Majapahit yang akan menuju ke sumenep.  Karena merasa lelah karena menempuh perjalannan yang cukup jauh, mereka singgah dan beristirahat di desa saronggi yang tepatnya berada di dudun kermata. Mereka duduk di bawah pohon gayam sambil memandang daerah sekitar nampak gersang. Dewi Ratnadi merasa kehausan, kemudian jokotole pun mencari air ke sekitar tempat itu, akan tetapi ia tidak menemukan air sama sekali walaupun hanya setetes. Dewi Ratnadi merasa sangat kehausan, kemudian menangis karena tidak tahan. Air matanya menetes berjatuhan, karena terlalu lama menangis  dan air mata yang menetes terlalu banyak, maka dengan kuasa Allah SWT, air mata yang menetes terus menenrus tersebut akihrnya menjadi sebuah sumber mata air yang kini disebut “Kermata” yang akhirnya digunakan sebagi nama dusun tmepat itu yaitu dusun “kermata”, yang akhirmya memjadi nama di dusun itu yaitu Dusun Kermata.
Joko Tole dan Dewi Ratnadi

 Dewi Ratnadi meminum sepuas puasnya dan mengatakan sumber mata air ini aku namakan “KERMATA”  yang artinya “Karena Aeng Mata”  dalam bahasa indonesia berarti “Sisa Air Mata”. Saat Joko Tole berkeliling mencari air, tetap saja Joko Tole tidak menemukannya. Lalu, Joko Tole melihat sumber air yang berasal dari air mata Dewi Ratnadi, Joko Tole pun mengucapkan syukur tiada henti Kepada Allah SWT. Joko Tole mengatakan, “ Sungguh sangat gersang tempat ini dan sungguh sulit menemukan air, tempat ini akan kunamakan SARONGGI”. Dalam Bahasa Indonesia Saronggi mempunyai arti “ Sangat Sulit Mendapatkan Air” atau dalam Bahasa Madura “ Sara Onggu Manggi Aeng”. Itulah sekelumit asal muasal Desa Saronggi.
b.      Sejarah Pemerintahan atau Kepemimpinan
Sejak mulai terbentuknya Desa Saronggi hingga saat ini, Desa Saronggi sudah di pimpin oleh 10 pemerintahan Desa dari masa-kemasa antara lain:
1.      MANSYUR ALIAS GENDENG. MENJABAT DARI TAHUN 1894 S/D 1898
2.      BINYA MENJABAT SEUMUR HIDUP / LANJUT USIA
3.      JUSIN JABATANNYA HINGGA LANJUT USIA
4.      WONO KERTO JABATANNYA SAMPAI LANJUT USIA/ SEUMUR HIDUP
5.      MUHAYA SEBAGAI PENGGANTI WONOKERTO KARENA LANJUT USIA
6.      MISNA’IE MENJABAT PADA TAHUN 1984-1992
7.      MAT TAMIN TAHUN 1993-1996
8.      SUTRA’IE TAHUN 1996-2002
9.      NINTAWI 2002-2014
10.  SUDIYANTO 2014 – SEKARANG


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asal Usul Legenda Telaga Kermata

Nuansa Cinta Telaga Kermata